Postingan

Ketua Umum DPP Nasdem Surya Paloh Percaya Diri Partai Nasdem Bisa Masuk 3 Besar Pada Pemilu 2024

Jakarta -  Ketua Umum DPP Partai Nasdem Surya Paloh menargetkan partainya masuk tiga besar dalam kontestasi pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. "Kalau Tuhan meridai atas perjuangan, dukungan, militansi, dan keikhlasan hati kita bersama, maka partai ini ada di komposisi tiga besar," kata Surya dalam sambutan pembukaan Workhsop Nasional Anggota Fraksi Nasdem DPRD Provinsi, Kabupaten, dan Kota se-Indonesia di Jakarta, Kamis (28/10). Surya menegaskan sebagai nakhkoda Partai Nasdem , dirinya bertekad untuk mewujudkan perjuangan itu. Surya menjelaskan energy pada tahun 2024 menjadi satu landasan penting guna menjadikan Nasdem bisa eksis sampai satu abad ke depan. "Energy tahun 2024 tidak boleh terlepaskan hanya dengan kerja-kerja biasa," ujarnya. Surya menegaskan para kader Nasdem dan anggota DPRD merupakan ujung tombak dan ahli "advertising" dari Partai Nasdem. "Kalau ada yang bertanya kita semua ini apa, jawabannya adalah 'sales advertising and marketi...

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto Yakin Partainya Menangkan Pilpres 2024 dan Siap Bersaing Dengan Prabowo

Hambalang -  Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto menargetkan partainya menang di Pilpres 2024. Hal itu disampaikan Airlangga saat HUT ke-57 Partai Golkar di Jakarta, Rabu 10 Oktober 2021. Menanggapi hal itu, Pengamat politik dari Universitas Al Azhar, Ujang Komarudin menilai, ucapan Airlangga menyiratkan dirinya siap maju di Pilpres 2024 . Bahkan, siap berhadapan dengan capres lain seperti Prabowo Subianto, Anies Baswedan, Ganjar Pranowo bahkan Puan Maharani. "Seorang Ketum partai memang harus membawa rasa optimisme bagi para kadernya. Makna ucapan Airlangga, bahwa Golkar serius dalam soal pencapresan. Jika Golkar mengusung Airlangga dan didukung partai koalisi lain, maka bisa saja akan bersaing dengan Prabowo, Anies, Ganjar dan lain lain," kata Ujang saat dihubungi, Kamis (21/10). Ujang mengatakan, sikap optimisme Airlangga itu juga untuk menyemangati para kader agar berjuang maksimal. Serta meningkatkan elektabilitas partai. "Kelihatannya dia (Airlangga) optim...

Pemilu 2024 Ancam Kesehatan Para Penyelenggara Karena Harus Kerja Ekstra

Jakarta -  Pengamat politik hukum dari Universitas Maritim Raja Ali Haji, Dewi Haryanti berpendapat, pemilu serentak yang direncanakan tahun 2024 berpotensi mengancam kesehatan para penyelenggara pemilu, yang mengakibatkan mereka tidak dapat bekerja secara optimum. Pemilu 2024 menjadi sejarah baru demokrasi karena Pileg, Pilpres dan Pilkada digelar serentak di tahun sama. "Pemilu serentak menyebabkan penyelenggara harus bekerja secara ekstra yang dapat mengancam kesehatan karena kelelahan sehingga tidak bisa bekerja optimal," kata Dewi di Tanjungpinang dilansir Antara, Kamis (14/10). Mantan anggota KPU Tanjungpinang itu menjelaskan kinerja penyelenggara pemilu juga tidak dapat maksimal jika bimbingan teknis terhadap penyelenggara tidak optimum mengingat banyak tanggung jawab yang harus dilakukan selama pemilu. "Jika regulasinya tidak tegas dan jelas, karena harus mengubah peraturan perundang-undangan, maka akan memunculkan berbagai permasalahan yang akan berimplikasi pa...

Para Pakar dan Ahli Pemilu Sudah Mulai Memprediksikan , Kemungkinan Ada Calon Presiden dan Wapres yang Akan Muncul Secara Mengejutkan

Jakarta -  Perbincangan soal Pilpres 2024 sudah mulai memanas. Berbagai lembaga survei dan pengamat politik mulai menganalisis pemetaan pasangan capres dan cawapres yang mungkin muncul. Ada yang berpendapat para kandidat yang menjadi ketua umum partai memiliki tiket emas dan dipastikan bisa masuk bursa Pilpres . Di sisi existed, survei terkini mengungkapkan, sebagian masyarakat menginginkan nama-nama baru. Sebut saja Puan Maharani, Sandiaga Uno, dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Praktisi Manajemen Brand dan Reputasi, Rizanto Binol, menilai pada Pilpres 2024 jumlah pemilih yang berasal dari kalangan Zilenial akan mencapai 60% sehingga capres dan cawapres yang masih tergolong berusia muda (milenial) akan memiliki kans lebih disukai. "Namun bila melihat komposisi partai, maka PDIP merupakan partai yang dapat dengan mudah menentukan sendiri siapa calon capres dan cawapres yang akan diusung. Sementara Gerindra dan Demokrat masih memerlukan dukungan dari partai lain," kata Binol...

Partai PDIP Memberikan Penghormatan Pak Sabam Sirait Terkait Akan Jasanya

Jakarta -  Keluarga besar PDI Perjuangan mengucapkan bela sungkawa atas wafatnya elderly dan pendiri partai Sabam Sirait. Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, PDIP akan memberi penghormatan kepada Sabam melalui protokol partai. "Pagi ini saya melaporkan kepada Ibu Megawati Soekarnoputri. Seluruh keluarga besar PDI Perjuangan mengucapkan bela sungkawa yang mendalam, dan dengan mengingat jasa-jasa Pak Sabam Sirait yang dikenal sebagai deklarator Partai ketika fusi Partai dilakukan pada tahun 1973 menjadi PDI, maka Partai memberi penghormatan pada Almarhum Bapak Sabam Sirait melalui protokol Partai," kata Hasto dalam keterangannya, Kamis (30/9). Dia mengungkapkan, Sabam merupakan politikus senior yang memiliki pengalaman panjang dalam mengabdi pada bangsa dan negara. Atas jasanya yang besar, seluruh anggota dan kader PDIP memberikan penghormatan terbaik dan memberikan doa. "Almarhum dalam sejarah pengabdian di PDI tercatat menjadi Sekjen PDI da...

Perludem Memberikan Riset yang di Temukan Terkait Gangguan Hak Pemilih Pada Saat Pemilu

Jakarta -  Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) merilis hasil temuan riset terkait sejumlah gangguan yang kerap diterima bagi para pemilih terhadap hak memilih (citizen reductions) saat dimulainya kontestasi pemilu maupun pilkada. Peneliti Perludem, Mahardhika menyebut dari hasil risetnya sampai saat ini ditemukan setidaknya ada tiga kategori gangguan bagi pemilih. Pertama yakni, diskriminasi dalam regulasi kepada para pemilih. "Kepemilikan KTP elektronik sebagai syarat pemilih. Kita bisa simpulkan dari putusan MK bahwa kepemilikan KTP elektronik adalah syarat mutlak, syarat administrasi seseorang untuk bisa memilih, penggantinya hanyalah suket," kata Dhika saat sesi webinar yang digelar Perludem, Kamis (23/9). Oleh karena itu, Dhika mengidentifikasi masih ada potensi seseorang mengalami gangguan hak pilih secara sistem karena tidak tercatat dalam KTP elektronik yang bisa dialami oleh masyarakat adat atau transperempuan. Selain itu terkait gangguan regulasi lai...

DPR Akan Mengadakan Rapat Dengan Mendagri, KPU, dan Bawaslu Untuk Membahas Pemilu 2024

Jakarta -  DPR RI akan menggelar rapat kerja dengan Mendagri, KPU RI, serta Bawaslu RI, membahas persiapan pelaksanaan Pemilu serentak tahun 2024. Rapat akan mengambil keputusan penyelenggaraan Pemilu 2024. Anggota KPU RI I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi membenarkan rapat dengan Komisi II DPR RI akan digelar pada Kamis (16/9) pukul 10.00 WIB. "Betul. Sesuai surat undangan Kamis (16/9), pukul 10.00 WIB akan diselenggarakan RDP di Komisi II," ujar Dewa kepada wartawan, dikutip Kamis (16/9). Rapat ini melanjutkan rapat kerja Komisi II DPR RI dengan Mendagri, KPU, dan Bawaslu yang sebelumnya ditunda untuk mengambil keputusan lantaran Mendagri Tito Karnavian tidak bisa hadir karena ada tugas dari Presiden Joko Widodo. "Dalam surat disebutkan agendanya adalah melanjutkan raker dan RDP tanggal 6 September 2021," ujar Dewa. Sebelumnya Ketua Komisi II DPR Ahmad Doli Kurnia mengatakan, rapat kerja DPR dengan pemerintah dan penyelenggara Pemilu 6 September lalu untuk membahas k...