Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2021

Ketua Umum DPP Nasdem Surya Paloh Percaya Diri Partai Nasdem Bisa Masuk 3 Besar Pada Pemilu 2024

Jakarta -  Ketua Umum DPP Partai Nasdem Surya Paloh menargetkan partainya masuk tiga besar dalam kontestasi pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. "Kalau Tuhan meridai atas perjuangan, dukungan, militansi, dan keikhlasan hati kita bersama, maka partai ini ada di komposisi tiga besar," kata Surya dalam sambutan pembukaan Workhsop Nasional Anggota Fraksi Nasdem DPRD Provinsi, Kabupaten, dan Kota se-Indonesia di Jakarta, Kamis (28/10). Surya menegaskan sebagai nakhkoda Partai Nasdem , dirinya bertekad untuk mewujudkan perjuangan itu. Surya menjelaskan energy pada tahun 2024 menjadi satu landasan penting guna menjadikan Nasdem bisa eksis sampai satu abad ke depan. "Energy tahun 2024 tidak boleh terlepaskan hanya dengan kerja-kerja biasa," ujarnya. Surya menegaskan para kader Nasdem dan anggota DPRD merupakan ujung tombak dan ahli "advertising" dari Partai Nasdem. "Kalau ada yang bertanya kita semua ini apa, jawabannya adalah 'sales advertising and marketi...

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto Yakin Partainya Menangkan Pilpres 2024 dan Siap Bersaing Dengan Prabowo

Hambalang -  Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto menargetkan partainya menang di Pilpres 2024. Hal itu disampaikan Airlangga saat HUT ke-57 Partai Golkar di Jakarta, Rabu 10 Oktober 2021. Menanggapi hal itu, Pengamat politik dari Universitas Al Azhar, Ujang Komarudin menilai, ucapan Airlangga menyiratkan dirinya siap maju di Pilpres 2024 . Bahkan, siap berhadapan dengan capres lain seperti Prabowo Subianto, Anies Baswedan, Ganjar Pranowo bahkan Puan Maharani. "Seorang Ketum partai memang harus membawa rasa optimisme bagi para kadernya. Makna ucapan Airlangga, bahwa Golkar serius dalam soal pencapresan. Jika Golkar mengusung Airlangga dan didukung partai koalisi lain, maka bisa saja akan bersaing dengan Prabowo, Anies, Ganjar dan lain lain," kata Ujang saat dihubungi, Kamis (21/10). Ujang mengatakan, sikap optimisme Airlangga itu juga untuk menyemangati para kader agar berjuang maksimal. Serta meningkatkan elektabilitas partai. "Kelihatannya dia (Airlangga) optim...

Pemilu 2024 Ancam Kesehatan Para Penyelenggara Karena Harus Kerja Ekstra

Jakarta -  Pengamat politik hukum dari Universitas Maritim Raja Ali Haji, Dewi Haryanti berpendapat, pemilu serentak yang direncanakan tahun 2024 berpotensi mengancam kesehatan para penyelenggara pemilu, yang mengakibatkan mereka tidak dapat bekerja secara optimum. Pemilu 2024 menjadi sejarah baru demokrasi karena Pileg, Pilpres dan Pilkada digelar serentak di tahun sama. "Pemilu serentak menyebabkan penyelenggara harus bekerja secara ekstra yang dapat mengancam kesehatan karena kelelahan sehingga tidak bisa bekerja optimal," kata Dewi di Tanjungpinang dilansir Antara, Kamis (14/10). Mantan anggota KPU Tanjungpinang itu menjelaskan kinerja penyelenggara pemilu juga tidak dapat maksimal jika bimbingan teknis terhadap penyelenggara tidak optimum mengingat banyak tanggung jawab yang harus dilakukan selama pemilu. "Jika regulasinya tidak tegas dan jelas, karena harus mengubah peraturan perundang-undangan, maka akan memunculkan berbagai permasalahan yang akan berimplikasi pa...

Para Pakar dan Ahli Pemilu Sudah Mulai Memprediksikan , Kemungkinan Ada Calon Presiden dan Wapres yang Akan Muncul Secara Mengejutkan

Jakarta -  Perbincangan soal Pilpres 2024 sudah mulai memanas. Berbagai lembaga survei dan pengamat politik mulai menganalisis pemetaan pasangan capres dan cawapres yang mungkin muncul. Ada yang berpendapat para kandidat yang menjadi ketua umum partai memiliki tiket emas dan dipastikan bisa masuk bursa Pilpres . Di sisi existed, survei terkini mengungkapkan, sebagian masyarakat menginginkan nama-nama baru. Sebut saja Puan Maharani, Sandiaga Uno, dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Praktisi Manajemen Brand dan Reputasi, Rizanto Binol, menilai pada Pilpres 2024 jumlah pemilih yang berasal dari kalangan Zilenial akan mencapai 60% sehingga capres dan cawapres yang masih tergolong berusia muda (milenial) akan memiliki kans lebih disukai. "Namun bila melihat komposisi partai, maka PDIP merupakan partai yang dapat dengan mudah menentukan sendiri siapa calon capres dan cawapres yang akan diusung. Sementara Gerindra dan Demokrat masih memerlukan dukungan dari partai lain," kata Binol...